Italia Cetak Hatrick Juara, Kunci Piala Davis 2025 Lagi
2 mins read

Italia Cetak Hatrick Juara, Kunci Piala Davis 2025 Lagi

Italia kembali mencetak sejarah di dunia tenis. Bertanding di Bologna, Minggu (22/11/2025), skuad Negeri Pizza sukses meraih gelar Piala Davis ketiga secara beruntun setelah menumbangkan Spanyol. Dua pahlawan kemenangan, Matteo Berrettini dan Flavio Cobolli, tampil heroik dalam laga final yang penuh tensi.

Berrettini membuka jalan kemenangan Italia lewat performa solid saat menghadapi Pablo Carreno Busta. Bermain meyakinkan sejak awal, ia menang straight set 6-3, 6-4, memberikan Italia keunggulan pertama yang sangat penting. Servis Berrettini yang mematikan menjadi pembeda—ia mencatat 13 ace dan tidak menghadapi satu pun break point. Pertandingan hanya berlangsung 79 menit, memperpanjang rekor kemenangannya di Piala Davis menjadi 11 laga beruntun sejak 2022.

Cobolli kemudian menuntaskan tugas Italia dalam duel dramatis melawan Jaume Munar. Setelah kalah telak di set pembuka 1-6, petenis 23 tahun itu menunjukkan daya juang luar biasa. Ia mematahkan servis Munar di set kedua dan memaksakan tiebreak, sebelum akhirnya mengamankan set dengan skor 7-6(5) melalui set point ketujuhnya.

Di set ketiga, tensi pertandingan semakin meningkat. Cobolli yang sebelumnya menyelamatkan tujuh match point di semifinal kembali menunjukkan mental baja. Terobosan krusial datang pada game ke-11 ketika ia mematahkan servis Munar dan menutup laga dengan skor 7-5. Kemenangan itu langsung disambut euforia penonton dan tim Italia yang memenuhi lapangan.

Keberhasilan ini mengukuhkan Italia sebagai negara pertama sejak Amerika Serikat (1968–1972) yang mampu merebut tiga gelar Piala Davis berturut-turut. Lebih membanggakan lagi, Italia meraih rentetan prestasi ini tanpa satu pun pemain berperingkat 10 besar dunia.

Spanyol sendiri tampil cukup impresif sepanjang turnamen. Mantan juara tersebut berhasil menembus final untuk pertama kalinya sejak 2019 setelah menyingkirkan Ceko dan Jerman. Namun, di partai puncak, dominasi Italia terlalu sulit untuk dibendung.

Dengan kemenangan ini, Italia juga menorehkan sejarah sebagai negara non-Grand Slam pertama yang sukses meraih double Piala Davis dan Billie Jean King Cup dalam satu era kompetisi. Sebuah pencapaian luar biasa yang mempertegas kebangkitan tenis Italia di panggung dunia.

Sumber RRI.co.id