Prospek Positif: IHSG Diproyeksi Lanjut Menguat pada Perdagangan Hari Ini
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini. Pada sesi sebelumnya, Senin (24/11), IHSG kembali menorehkan rekor tertinggi sepanjang masa atau all time high di level 8.570, setelah menguat 1,85 persen.
Menurut Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, kenaikan IHSG juga diiringi aksi net buy investor asing sebesar Rp3,04 triliun. Saham-saham yang paling banyak diborong asing antara lain BRMS, BREN, BMRI, PTRO, dan FILM.
“Dengan aliran dana asing yang solid, IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan,” ujarnya dalam analisis tertulis, Selasa (25/11/2025).
Fanny memperkirakan level support IHSG berada di rentang 8.450–8.500, sementara resistance berada di kisaran 8.600–8.650.
Sentimen Global Masih Dominan
Pergerakan IHSG hari ini juga masih akan dipengaruhi arah bursa global. Wall Street kompak menguat pada perdagangan Senin waktu setempat.
- S&P 500 naik 1,55%
- Nasdaq melesat 2,69%
- Dow Jones menguat 0,44%
Penguatan tersebut terutama didorong lonjakan saham Alphabet yang naik sekitar 6%, setelah pasar menilai posisi raksasa teknologi itu kembali kuat dalam kompetisi kecerdasan buatan (AI). Kenaikan juga terjadi menjelang libur Thanksgiving. Pekan lalu, Google merilis model AI terbaru, Gemini 3, berselang delapan bulan setelah peluncuran Gemini 2.5.
Arah Kebijakan The Fed Jadi Perhatian
Dari sisi kebijakan moneter AS, sentimen pasar turut dipengaruhi komentar Presiden The Fed New York, John Williams, yang membuka peluang pemangkasan suku bunga ketiga tahun ini. Ia menilai pelemahan pasar tenaga kerja menjadi risiko ekonomi yang lebih besar dibanding inflasi yang masih tinggi.
Saat ini suku bunga acuan the Fed berada di kisaran 3,75%–4%, dengan satu pertemuan terakhir tahun ini pada 9–10 Desember.
Bursa Asia Bergerak Bervariasi
Pada Senin kemarin, bursa Asia Pasifik ditutup mixed.
- Kospi Korea Selatan turun 0,19%
- Kosdaq melemah 0,87%
- S&P/ASX 200 Australia naik 1,29%
- Hang Seng Hong Kong menguat 1,97%
- CSI 300 Tiongkok turun 0,12%
- Taiex Taiwan naik 0,26%
Harapan akan pemangkasan suku bunga oleh The Fed turut memengaruhi sentimen investor di kawasan.
Sumber RRI.co.id
