Viral di Medsos, Wanita Beri Makan Ratusan Kucing Pakai Sisa Hajatan
Aksi seorang wanita menarik perhatian warganet karena dinilai penuh empati dan kreativitas. Ia viral setelah melakukan cara tidak biasa untuk membantu kehidupan satwa terlantar, khususnya kucing liar.
Wanita tersebut bernama Xuanxuan, warga Kota Baoshan, Provinsi Yunnan, China barat daya. Selama beberapa tahun terakhir, Xuanxuan berjuang melawan kecemasan saat bekerja sebagai editor video paruh waktu.
Hidupnya mulai berubah pada musim dingin 2022. Saat itu, ia bertemu kucing liar yang menggigil kedinginan dan memutuskan untuk memberinya makan. Dari satu kucing, kepeduliannya terus bertambah hingga rumahnya kini menjadi penampungan bagi lebih dari 120 ekor kucing yang ia rawat sendiri.
Seiring jumlah kucing yang meningkat, Xuanxuan harus memikirkan cara memenuhi kebutuhan pakan mereka. Ia pun aktif berinteraksi dengan banyak orang demi mencari sumber makanan. Ide tak terduga muncul ketika ia menghadiri sebuah pesta pernikahan.
Xuanxuan terkejut melihat banyak hidangan yang tidak tersentuh dan akhirnya dibuang. Dari situlah ia terpikir untuk memanfaatkan makanan sisa tersebut agar tidak terbuang percuma dan bisa digunakan untuk memberi makan kucing-kucing yang dirawatnya.
Dikutip dari South China Morning Post (SCMP), Senin (15/12/2025), sejak saat itu Xuanxuan rutin mendatangi acara pernikahan untuk mengumpulkan makanan sisa yang masih layak konsumsi. Hampir setiap 10 hari sekali, selama tiga tahun terakhir, ia bisa menghadiri hingga 100 acara dan membawa pulang sekitar 30 kilogram makanan.
Kisah Xuanxuan kemudian dibagikan di media sosial Douyin, versi China dari TikTok. Video tersebut viral dengan lebih dari 50 juta tayangan dan meraih 1,5 juta tanda suka.
Dalam setiap acara, Xuanxuan tetap menjaga etika. Ia selalu menyapa pasangan pengantin, mengucapkan doa, serta berterima kasih sebelum mengambil makanan. Baginya, tindakan itu adalah bentuk penghormatan, bukan sekadar mengumpulkan sisa makanan.
Sesampainya di rumah, makanan tersebut kembali dikukus untuk mengurangi kandungan minyak dan garam. Setelah itu, barulah makanan diberikan kepada kucing-kucingnya agar tetap sehat dan bergizi.
Sumber Okezone.com
