Menjaga Keselarasan Data, Jasa Raharja Bangun Komunikasi Bersama PT Mitra Bisnis Madani
Yogyakarta – PT Jasa Raharja melalui petugas Samsat Kodya melaksanakan kegiatan SIGAP Instansi di PT Mitra Bisnis Madani (MBM), Jalan Cendana No. 13, Semaki, Umbulharjo, Yogyakarta. Rabu, 7 Oktober 2026 Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Action Plan SIGAP Instansi dalam rangka menindaklanjuti data kendaraan sekaligus mendorong peningkatan kepatuhan terhadap kewajiban Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan SWDKLLJ.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan koordinasi dengan pihak PT Mitra Bisnis Madani untuk melakukan konfirmasi terhadap data kendaraan yang tercatat. Konfirmasi dilakukan untuk mengetahui status kendaraan, baik yang masih dimiliki maupun yang sudah tidak lagi dimiliki atau telah dilelang, sehingga informasi tersebut dapat ditindaklanjuti melalui pembaruan data pada aplikasi Ceri Jasa Raharja.
Berdasarkan hasil kunjungan, diperoleh data sebanyak 43 Nomor Polisi (Nopol) dengan total Outstanding (OS) SWDKLLJ sebesar Rp2.367.000. Data tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh PT Mitra Bisnis Madani untuk memastikan status masing-masing kendaraan, apakah masih dimiliki atau sudah dilelang.
Kegiatan SIGAP Instansi ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara Jasa Raharja dengan PT Mitra Bisnis Madani terkait ketertiban administrasi kendaraan. Melalui koordinasi secara langsung, Jasa Raharja turut mendorong kesadaran perusahaan untuk memenuhi kewajiban PKB dan SWDKLLJ serta mendukung proses penertiban dan pemutakhiran data kendaraan.
Kegiatan tersebut diikuti oleh Yanto selaku FO PT Mitra Bisnis Madani Cabang Yogyakarta dan Panggung Basuki selaku Pelaksana Administrasi Samsat Kodya. Melalui tindak lanjut data GASPOLL ini, Jasa Raharja berharap koordinasi dengan PT Mitra Bisnis Madani dapat terus berjalan dengan baik sehingga status kendaraan dapat segera dikonfirmasi, administrasi semakin tertib, dan kepatuhan terhadap kewajiban SWDKLLJ dapat terus ditingkatkan.
Panggung Basuki selaku Pelaksana Administrasi Samsat Kodya menyampaikan bahwa kegiatan SIGAP Instansi ke PT Mitra Bisnis Madani merupakan bagian dari upaya Jasa Raharja dalam menindaklanjuti data kendaraan sekaligus mendorong tertib administrasi dan kepatuhan terhadap kewajiban SWDKLLJ. “Melalui kegiatan ini, kami melakukan konfirmasi secara langsung kepada pihak perusahaan terkait status kendaraan yang tercatat, baik kendaraan yang masih dimiliki maupun yang sudah tidak lagi dimiliki atau telah dilelang,” ujarnya.
Ia menambahkan, berdasarkan hasil kunjungan terdapat 43 data kendaraan dengan total Outstanding (OS) SWDKLLJ sebesar Rp2.367.000 yang masih perlu ditindaklanjuti. “Data tersebut selanjutnya akan dikonfirmasi oleh pihak PT Mitra Bisnis Madani untuk memastikan status masing-masing kendaraan, sehingga informasi yang diperoleh dapat menjadi dasar dalam proses pemutakhiran data pada aplikasi Ceri Jasa Raharja,” katanya.“Kami berharap koordinasi dengan PT Mitra Bisnis Madani dapat terus berjalan dengan baik sehingga proses konfirmasi dan tindak lanjut data kendaraan dapat dilakukan secara optimal. Dengan data yang semakin tertib dan kewajiban SWDKLLJ yang dapat dipenuhi sesuai ketentuan, kami berharap kegiatan SIGAP Instansi dapat turut mendukung peningkatan kepatuhan dan collection rate Jasa Raharja Kanwil D.I. Yogyakarta,” pungkasnya.
