Jasa Raharja dan Tim Pembina Samsat Gunungkidul Satukan Langkah, Perkuat Pendapatan dan Pelayanan Masyarakat
2 mins read

Jasa Raharja dan Tim Pembina Samsat Gunungkidul Satukan Langkah, Perkuat Pendapatan dan Pelayanan Masyarakat

Gunungkidul – Jasa Raharja terus memperkuat sinergi dengan instansi terkait dalam rangka meningkatkan optimalisasi pendataan, pendapatan, dan pelayanan kesamsatan di Kabupaten Gunungkidul. Upaya tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi dan Evaluasi Tim Pembina Samsat Gunungkidul yang dilaksanakan pada Rabu, 23 September 2026, bertempat di Nananinadessert, Jl. Pandjiharjodipuro, Rejosari, Baleharjo, Wonosari.

Rapat koordinasi tersebut membahas sejumlah agenda strategis terkait pelaksanaan tugas kesamsatan, khususnya optimalisasi pendataan dan pendapatan kendaraan bermotor berbasis data SIGAP Instansi dan SIGAP Prioritas. Selain itu, dilakukan evaluasi terhadap pelayanan kesamsatan, termasuk keterisian data NIK dan nomor handphone wajib pajak. Evaluasi juga mencakup penilaian masyarakat terhadap pelayanan Samsat Gunungkidul melalui ulasan Google Review, serta pembahasan ketentuan dan kebijakan mengenai kelengkapan administrasi wajib pajak dan administrasi kendaraan pelat kuning, khususnya bus penumpang umum.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Budhi Sulistyo selaku PJ Samsat Gunungkidul, Ricky Permana selaku PA Samsat Gunungkidul, Rany Jatmiko selaku Kepala KPPD DIY Kabupaten Gunungkidul, Totok Prastowo selaku Baur STNK Samsat Gunungkidul, dan Kuslinah Riniati selaku Kasubbag TU Samsat Gunungkidul. Melalui koordinasi dan evaluasi secara berkala, Jasa Raharja bersama instansi terkait di Samsat Gunungkidul berkomitmen memperkuat sinergi dan kolaborasi agar optimalisasi pendapatan kendaraan bermotor serta kualitas pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan.

 Budhi Sulistyo, PJ Samsat Gunungkidul, menyampaikan bahwa Rapat Koordinasi dan Evaluasi Tim Pembina Samsat Gunungkidul menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan menyatukan langkah antarinstansi dalam meningkatkan kinerja kesamsatan. Pembahasan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari optimalisasi pendataan dan pendapatan kendaraan bermotor melalui SIGAP Instansi dan SIGAP Prioritas hingga evaluasi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Melalui rapat koordinasi ini, kami melakukan evaluasi secara konkret terhadap berbagai aspek pelayanan kesamsatan, termasuk keterisian data NIK dan nomor handphone wajib pajak serta penilaian masyarakat melalui Google Review. Data dan masukan tersebut menjadi bahan evaluasi untuk terus melakukan perbaikan dan memastikan pelayanan Samsat Gunungkidul semakin optimal,” ujar Budhi.

Budhi menambahkan, koordinasi juga membahas ketentuan dan kebijakan terkait kelengkapan administrasi wajib pajak maupun kendaraan pelat kuning, khususnya bus penumpang umum. “Kami akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh unsur Tim Pembina Samsat agar pelaksanaan tugas dapat berjalan semakin efektif. Dengan koordinasi yang solid, diharapkan pendataan dan pendapatan kendaraan bermotor dapat semakin optimal sekaligus memberikan pelayanan yang semakin mudah, tertib, dan responsif bagi masyarakat Gunungkidul,” pungkasnya.