Jasa Raharja Tasikmalaya Hadiri Rapat Persiapan Operasi Gabungan di Kabupaten Garut
1 min read

Jasa Raharja Tasikmalaya Hadiri Rapat Persiapan Operasi Gabungan di Kabupaten Garut

Garut – Dalam rangka mendukung optimalisasi kepatuhan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya menghadiri undangan rapat persiapan pelaksanaan Operasi Gabungan yang diselenggarakan oleh P3D Wilayah Kabupaten Garut.

Kegiatan rapat tersebut dilaksanakan sebagai langkah koordinasi lintas sektor dalam rangka pelaksanaan Operasi Gabungan yang akan dilaksanakan pada tanggal 11 s.d. 13 Agustus 2026. Adapun lokasi kegiatan operasi direncanakan berlangsung di beberapa titik strategis, yaitu Lapang Kerkof, Bundaran STM, dan Kecamatan Cisitu, Kabupaten Garut.

Rapat ini dihadiri oleh unsur Tim Pembina Samsat, antara lain P3D Wilayah Kabupaten Garut, Kepolisian, Dinas Perhubungan, serta PT Jasa Raharja. Dalam forum tersebut dibahas kesiapan teknis pelaksanaan di lapangan, pembagian tugas antar instansi, serta strategi peningkatan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban administrasi kendaraan bermotor.

PJ Samsat Garut Nia Purnamasari menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan Operasi Gabungan sebagai upaya peningkatan kepatuhan pembayaran SWDKLLJ serta memberikan perlindungan dasar bagi masyarakat pengguna jalan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi nyata antar instansi dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat, sekaligus memberikan perlindungan kepada korban kecelakaan lalu lintas,” ujar Nia Purnamasari.

Melalui kegiatan ini diharapkan pelaksanaan Operasi Gabungan dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan penerimaan daerah serta keselamatan berlalu lintas di wilayah Kabupaten Garut.PT Jasa Raharja sebagai BUMN yang memiliki tugas memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan lalu lintas dan angkutan umum, senantiasa berkomitmen untuk hadir melalui berbagai kegiatan preventif dan kolaboratif bersama para pemangku kepentingan.